Setelah bangun tidur, Mo Fan tiba-tiba mendapati dirinya berada di dunia di mana sekolah mengajarkan sihir dan monster memakan manusia. Namun, situasinya sendiri sebenarnya tidak banyak berubah. Dicap sebagai pecundang di sekolahnya, ia ingin memberikan kehidupan yang lebih baik bagi saudara perempuannya yang cacat fisik dan menggunakan kursi roda, serta ayahnya. Untuk mewujudkannya, ia bertekad untuk menjadi penyihir terbaik dan menunjukkan kepada semua orang bahwa status sosial seseorang tidak penting untuk mencapai tujuan tersebut.









